Kamis, 28 Februari 2013
Jumat, 18 Januari 2013
kehidupan
REALITA
KEHIDUPAN
Oleh : Ummi
Ahaddiyah
Hidup
ini bagaikan ulat yang selalu bersusah payah untuk melindungi diri dari
berbagai bahaya dalam perjalanan menjadi kupu-kupu. Banyak manusia atau makhluk
lainnya yang selalu menganggap rendah ulat dan selalu berupaya untuk
menghancurkannya, tapi yang saya kagumi disini ketika seekor ulat yang berhasil
menjadi kepompong dan berubah menjadi kupu-kupu. Di saat semua makhluk
mengagumi keindahannya. Saya tidak pernah membayangkan bagaiman sulitnya
menjalani masa menjadi ulat, maka dari itu
aku selalu berkaca dan belajar dari kehidupan ulat, selalu berusaha
tegar meski sebenarnya banya rintangan dan bahaya yang menghadang didepan kita.
Dengan mencoba selalu tersenyum di tengah kegundahan.
Terlahir dari keluarga yang hidup
sederhana dan di besarkan dalam keluarga yang sederhana pula, entah sederhana
dalam materi, sederhana dalam kehidupan religi, bahkan sederhana dalam kasih
sayang. Bosan memang ketika mendengar orang tua kita yang sedang bercengkerama
dengan menonjolkan urat saraf masing-masing. Entah itu apa sebabnya saya tidak
pernah mengetahu dengan jelas, maklum saya waktu itu masih kecil masih
menduduki TK. Tapi semua itu tak pernah berakhir hingga saya mulai tumbuh
perlahan.
Saatnya
telah tiba, saat kami sekeluarga
menjalani kehidupan yang sangat pailit dan ini menjadi salah satu alasan dimana saya harus
terpisah jarak dengan wanita yang sangat saya kagumi dan saya sayangi, “mama”.
Ya itulah dia wanita yang selalu saya banggakan dan selalu menjadi tokoh idola
saya sepanjang masa. Ketika saya duduk di bangku SMP kelas VIII mungkin disaat
itu adalah saat-saat dimana seorang anak membutuhkan kasih sayang seorang mama
untuk menemani menjalani perjalanan masa remaja yang sangat awal. Tapi di hidup
saya ini berbeda, mama harus pergi ke Negara tetangga demi memenuhi
keinginannya agar anak semata wayangnya dapat sukses di masa depan kelak. Dan
ini yang membuat saya selalu sedih dan merasa bahwa saya hanya selalu
merepotkannya. “mama maaf ya anakmu hanya membuat susah mama saja, karena saya
mama harus rela jauh dari keluarga” kata saya ketika berbincang-bincang di
telepon. “ kamu tidak menyusahkan mama sayang, hidup mama saat ini hanya
bertujuan agar anak mama menjadi berhasil. Mama akan melakukan apa saja demi
keberhasilan anak mama, dan mama tidak ingin anak mama bernasib sama seperti
orangtuanya “jawaban mama yang seperti inilah yang membuat hatiku terasa
menciut, wanita yang selalu marah dan membentak saya ketika saya melakukan
banyak kenakalan, ternyata iya memiliki
hati yang besar dan mulia.
Belum
satu tahun mama meninggalkan saya ke negeri seberang, kini muncul lagi masalah yang kedua kalinya
yaitu bapak yang tega menikah lagi. Betapa berontaknya saya waktu mendengar
kejadian itu. Hati saya terasa sangat
sakit ketika bapak membawa winita seperti itu kerumah kami, dengan kejadian itu
saya tak mau tinggal diam saya selalu berusaha agar wanita itu tidak betah
tinggal lama-lama dirumah. Dan ternyata itu berhasil. Mendengar kejadian itu
mama langsung memutuskan untuk berpisah dengan bapak ketika saya sudah memasuki
kelas IX. Betapa down-nya saya
menyaksikan kejadian itu. Tapi saya teringat kembali dengan tujuan mama saya,
yaitu agar saya menjadi manusia yang sukses. Selain itu saya juga harus belajar
dalam menjalani hidup, belajar untuk selalu sadar bahwa tidak semua yang kita
idamkan dan harapkan akan menjadi sebuah kenyataan. Karena Tuhan lebih tahu apa
yang terbaik untuk jalan hidup saya dan keluarga saya, dengan berlapang dada
dan ikhlas dalam menghadapi sebuah cobaan yang di berikan mungkin akan
mempermudah kehidupan saya.
Kelas
IX SMP, merupakan saat dimana seorang anak memerlukan banyak suport dan
perhatian yang berlebih dari orang tuanya, karena pada saat inilah yang
menentukan baik tidaknya terhadap nilai dan kelulusan UN. Iri memang ketika
rapat banyak orang tua teman-teman saya yang datang terakhir merasakan hal ini ketika saya masih
kelas VII dahulu. Tetap senyum dan semangat J,
karena saya masih lebih beruntung dari anak yang memang tidak memiliki orang tua
di luar sana.
Tiba
saatnya mendengarkan hasil UN sebulan lalu, jantung saya terasa berdebar-debar
, yang saya harapkan adalah kelulusan buakan nilai yang baik. Ketika melihat
milik sahabat saya, semua nilai mereka sangat baik dan kini tiba saatnya giliran
saya, dan apa yang saya pikirkan menjadi sebuah kenyataan. Nilai UN yangs aya
dapat sangat buruk mungkin melanjutkan ke sekolah negeri yang biasa saja kemungkinan
kecil bisa masuk.
Memang
benar nasib baik dan buruk itu tidak bisa ditentukan, berkat kakak sepupu saya
yang ngotot agar saya daftar di sekolah kota, akhirnya saya menuruti meskipun
saya saat itu tak memiliki banyak keyakinan, melihat banyaknya calon siswa yang
mendaftar dan wajah-wajah yang terlihat rumit dengan berbagai ilmu yang
tergambar dalam raut wajah mereka. Sedangkan saya peajaran yang saya kuasai
tidak banyak, bahasa asing pun aku tak mengerti, kata “where do you live” saja saya baru mengetahui ketika masuk ke
lembaga ini, waw, betapa bodohnya diri saya ini. Bagaimana bisa masuk jika saya
saja tidak memiliki otak yang pintar. Tapi sungguh sebuah keajaiban dan tak pernah saya sangka, pada saat
pengumuman nama saya terpampang dalam urutan 25 dari 1000 lebih calon siswa
yang mendaftar.Sungguh Tuhan maha besar, ia selalu meberikan jalan untuk
hambaNya yang ingin berusaha.
Dari
itulah saya yakin bahwa Tuhan itu selalu di samping saya dan selalu sayang
saya. Meski saya tak mengenal seorangpun di lembaga ini, saya terus berusaha
untuk berinteraksi dengan baik di lingkungan ini, dan timbal baliknya juga
baik. Saya memiliki banyak teman yang baik dan ramah disini, mereka selalu memberi tahu apa yang
tidak saya ketahui. Dan nilai saya juga tidak teralalu buruk. J. Hingga saat ini saya duduk di bangku kelas XII
IPS, saya harus terus berusaha agar mencapai keberhasilan . Meskipun terkadang
banyak orang yang mencaci saya dengan mengatakan bahwa “saya tidak akan mampu”,
dan mereka yang selalu berfikiran negatif terhadap hidup saya. Tapi mama selalu
berkata kepada saya “ lakukanah sesuatu hal yang menurut kamu itu benar dan tidak
merugikan orang lain”. Maka saya selalu menutup telinga untuk orang di luar
sana yang selalu ingin menjatuhkan saya. Saya akan selau berusaha menjadi yang
terbaik untuk mama, bagaimanapun caranya asalkan benar dan tidak menyimpang
dari norma kehidupan. Dan jangan heran
jika banyak orang yang menebak bahwa kepribadian saya lebih tua dari umur saya.
Motto saya saat
ini adalah jangan pernah menyerah pada kehidupan karena dibalik kesusahan
disanalah tersimpan banyak kemudaha, tetap semangat dan tersenyum. Masalah
tidak akan selesai jika menggunakan sebuah keegoisan dan emosi. JJ
Senin, 17 Desember 2012
cerpen percintaan
KEHENDAK TUHAN
Aku
saat ini telah sadar bahwa semua yang aku inginkan tak selamanya akan menjadi sebuah kenyataan J. Dari sejarah aku dapat belajar
bagaimana bersikap, bagaimana mencintai seseorang, bagaimana cara memaknai
sebuah perpisahan , dan satu lagi yaitu aku dapat belajar bagaimana rasanya
sakit hati J. Tetap
tersenyum meski terkadang aku juga bisa goyah dalam menjalani hidup.
Namaku Randy (nama samara) saat ini
aku berumur 21 tahun sedang menjalani kuliah di suatu fakultas di kotaku. Aku
merupakan orang yang menyukai dengan yang namanya music, nongkrong bareng
temen, ya wajarlah namanya juga remaja
masih labil. Masa pengen seneng-seneng tapi semua itu berubah saat aku mengenal
seorang wanita J.
Namanya Vita(nama samara) dia merupakan wanita sederhana, tapi dengan
kesederhanaanya inilah aku sangat bahagia, namanya hubungan pasti lah ada yang
namany PDKT(pendekatan), cieellah PDKT. Setiap hari kita selalu berhubungan,
baik melalui telepon seluler atau ketemu langsung pada saat-saat tertentu.
Hingga suatu saat kita merasa ada kecocokan, dimulai dari sering berpendapat
sama, atau lainnya, dan aku merasa bahwa itu menunjukkan kalo kita itu jodoh.
Dan akhirnya kita menjalin hubungan , dengan
mengenal keluarga dari masing-masing pihak. Keluargaku dan keluarganya sangat
akrab, mama ku sangat sayang kepada vita seperti sayang terhadap anaknya
sendiri. Bagaimana tidak vita merupakan wanita yang sangat baik.ia selalu
membantu keluargaku ketika ada kepentingan di rumah, baik jika ada syukuran
keluarga, bahwan ketika adikku lulusan di Sekolahnya vita rela ngorbanin
waktunya untuk nyari keperluan adik
untuk acara lulusan tersebut.
Tapi
disisih lain, semua kebiasaanku mulai hilang dari bemain music , nongkrong,
merokok dll. Sepua kegiatanku tersebut di larang oleh vita, dia sangat
overprotect sama kehidupanku. Yang awalnya aku memiliki komitmen bahwa jika aku
memiliki pasangan pasangan ku harus bisa mendukung kegiatanku. Tapi semua
komitmenku hilang karena aku mencoba mengalah dan menuruti semua yang
diinginkan vita, enatah kenapa mungkin karena aku terlalu sayang terhadap vita.
Setiap hari kita selalu7 berhubungan baik itu lewat SMS ataupun Telepon.
Suatu
ketika aku beserta keluarga memiliki inisiatif untuk melamar vita . mungkin
keluarga sudah merasa bahwa dia adalah seorang wanita yang baik untuk masa
depanku.
“nak,nanti jika
kamu sudah memiliki pekerjaan di tahun yang akan dating mama mau melamarkan
vita untukmu ya ?? kata mama dengan nada bahagia. “iya mama, insyaallah jika
kita memang di takdirkan bersama nggak bakal ada halangan ma J” jawabku.
Dengan pernyataan mama demikian
membuatku semakin ingin menjaga dan memperhatikan vita. Sampai-sampai aku tak
memperhatikan kebahagiaanku. Pada bulan suci (bulan Ramadhan) karena aku ingin
mendapatkan keridhaan dari Tuhanku dan di berikan jalan yang lurus olehnya aku
Mengajak Vita untuk sholat malam selama satu minggu. Karena menurut keyakinan
akan dimudahkan jalan oleh yang Maha Kuasa.
“tante rendy mau
ngajak vita shalat malam ya dirumah, tapi vita nggak nginep kok tante nanti
setelah selesai vita langsung rendy antar pulang tante ! tanyaku pada mama vita
. “ oh iya nak rendy, kalau tujuannya baik ya silahkan “. Jawab mama vita penuh
kepercayaan.
Saat ini umur hubunganku dengan vita
hampir satu tahun. Tapi meskipun begitu aku tak pernah bosan dengan dia,
meskipun setiap hari kerjaannya telepon dan SMS ya mungkin karena aku menganggap
bahwa memiliki kecocokan.
“vita jika tahun
depan aku sudah memiliki pekerjaan yang layak, aku ingin melamar kamu ya vita
?? “ celotehku. “iya ren, semoga cepat dapat pekerjaan ya ren J”.
Hari-hari ku lalui bersama dengan
vita, dan sungguh semua kehendak Tuhan tidak pernah bisa terduga dan di sangka.
Saudara dari vita memiliki inisiatif yang menurutku akan membawa dampak buruk
pada hubunganku dengannya. Yakni ysaudara vita mencoba menjodohkan vita dengan
seseorang yang memiliki pekerjaan yang yang jauh lebih mapan dariku.
“vita, om punya mau
ngenalin seseorang sama kamu, orang nya sudah mapan vit, kamu mau ya ?” Tanya
om vita “ enggak om, aku sudah punya pacar om” jawabnya “ tapi Cuma di coba
kenalan dulu aja vit, kalo nggak cocok ya nggak usah di lanjut “ kata om vita
dengan nada meyakinkan. Dengan rencana itu vita menceritakan kepadaku, dan vita
berbicara bahwa dia tidak menginginkan dengan perjodohan tersebut. Aku pun
percaya bahwa vita tak mungkin akan menghianati cinta kita yang telah terbina
dalam satu tahun ini.
Tapi
semua berbeda dengan apa yang aku pikirkan, suatu hari vita terlihat sangat
berbeda, ia tak pernah membalas sms bahkan mengangkat teleponku. Yang biasanya vita selalu bingung jika tak
berhubungan denganku tapi ini tidak. Dan dengan peristiwa ini membuat aku
curiga. Hal ini berlangsung beberapa hari, hingga dia menelepeonku “ rendy,
kapan kamu kerja? Masa kamu nggak bisa kerja yang lain ? “ Tanya vita serius. “
aku kan sudah bilang vita tahun 2013 aku pastiin untuk kerja ? kenapa kamu Tanya
kaya gitu vit? “ jawabku dengan perasaan bingung . “ nggak papa kok, yaudah aku
mau tidur “ jawabnya singkat.
Entah apa yang
sudah terjadi vita kini berubah tak seperti dulu lagi, hingga suatu saat aku
pulang dari kota orang menuju banana city. Ketika aku sampai di kotaku, aku
langsung menuju ke rumah vita.
“vit ada apa dengan
kamu? Nampaknya kamu telah berbeda tak seperti dulu lagi? Apakah aku mempunyai
salah sama kamu? Tanyaku memelas “ nggak
papa kok, aku Cuma pengen kita akhiri saja hubungan ini, sepertinya kita tak
memiliki kecocokan disini “ jawabnya dengan santai “ yasudah aku harus gimana
lagi, aku juga nggak bisa nahan-nahan kamu, aku tau mungkin kamu seperti ini
karena kamu sudah memiliki hati lain yang lebih dari aku segalanya L”. Aku pun langsung kembali ke kota
ketela.
Yaa
aku sadar mungkin vita memang bukan jodohku, dia lebih memilih pria lain yang
lebih dari aku. Tapi setelah itu aku seperti orang yang bodoh, seperti orang
yang sudah tak punya arah hidup, mungkin karena aku terlalu sayang kepadanya,
yang biasanya aku takpernah mengkonsumsi minuman keras, aku nekat meminumnya
hinggak mabuk. Tapi sungguh hal ini tidak dapat menyelesaikan massalahku, tidak
dapat menenangkan hatiku pula. Tiitt tiiit…
suara hapeku berbunyi ,tenyata pesan dari ayah “ nak , jangan lupa
shalat ya !“ seketika aku sadar, ya
Tuhan buat apa hamba seperti ini ? semua ini tak menyelesaikan masalahku, dan
akhirnya aku langsung mensucikan diri dan dlam keadaan mabuk aku melakukan
shalat, entah di terima apa tidak semuanya kehendak sang Pencipta. Dan ternyata mendekat kepada Tuhan lebih
tenang daripada mendekat kepada barang-barang haram.
Setelah
kejadian itu aku memutuskan untuk kuliah di kotaku sendiri saja, hingga suatu
saat ketika aku makan mama berkata kepadaku lagi “ rendy, nanti kalau sudah kerja mama bakalan ngelamar vita beneran
ya nak ? “ wajahn ya bahagia. Seaakan tak tega aku
mengucapkan keadaan yang sebenarnya
“
mama yang sabar ya,,, rendy sudah tidak bersama vita lagi ma, dia telah memilih
seseorang yang lebih baik dari rendy ma, tapi rendy sudah bisa menerima kok ma,
jika vita bahagia rendy juga ikut bahagia meski terkadang sakit J”. Aku sangat ibah meliha mama yang
meneteskan air mata karena aku. Tapi aku tetap berusaha jadi yang terbaik untuk
keluargaku.
Sejak itu aku mulai
menyadari bahwa semua keputusan Tuhan itu adil, jodoh, dan matiku semua telah
di rencanakan oleh Tuhan. Aku percaya bahwa di balik cobaan pasti ada kebahagiaan yang di rencanakan
oleh Tuhan. J
©Copy Rihgt
UMMI AHADDIAYAH 2012
cerpen percintaan
KEHENDAK TUHAN
Aku
saat ini telah sadar bahwa semua yang aku inginkan tak selamanya akan menjadi sebuah kenyataan J. Dari sejarah aku dapat belajar
bagaimana bersikap, bagaimana mencintai seseorang, bagaimana cara memaknai
sebuah perpisahan , dan satu lagi yaitu aku dapat belajar bagaimana rasanya
sakit hati J. Tetap
tersenyum meski terkadang aku juga bisa goyah dalam menjalani hidup.
Namaku Randy (nama samara) saat ini
aku berumur 21 tahun sedang menjalani kuliah di suatu fakultas di kotaku. Aku
merupakan orang yang menyukai dengan yang namanya music, nongkrong bareng
temen, ya wajarlah namanya juga remaja
masih labil. Masa pengen seneng-seneng tapi semua itu berubah saat aku mengenal
seorang wanita J.
Namanya Vita(nama samara) dia merupakan wanita sederhana, tapi dengan
kesederhanaanya inilah aku sangat bahagia, namanya hubungan pasti lah ada yang
namany PDKT(pendekatan), cieellah PDKT. Setiap hari kita selalu berhubungan,
baik melalui telepon seluler atau ketemu langsung pada saat-saat tertentu.
Hingga suatu saat kita merasa ada kecocokan, dimulai dari sering berpendapat
sama, atau lainnya, dan aku merasa bahwa itu menunjukkan kalo kita itu jodoh.
Dan akhirnya kita menjalin hubungan , dengan
mengenal keluarga dari masing-masing pihak. Keluargaku dan keluarganya sangat
akrab, mama ku sangat sayang kepada vita seperti sayang terhadap anaknya
sendiri. Bagaimana tidak vita merupakan wanita yang sangat baik.ia selalu
membantu keluargaku ketika ada kepentingan di rumah, baik jika ada syukuran
keluarga, bahwan ketika adikku lulusan di Sekolahnya vita rela ngorbanin
waktunya untuk nyari keperluan adik
untuk acara lulusan tersebut.
Tapi
disisih lain, semua kebiasaanku mulai hilang dari bemain music , nongkrong,
merokok dll. Sepua kegiatanku tersebut di larang oleh vita, dia sangat
overprotect sama kehidupanku. Yang awalnya aku memiliki komitmen bahwa jika aku
memiliki pasangan pasangan ku harus bisa mendukung kegiatanku. Tapi semua
komitmenku hilang karena aku mencoba mengalah dan menuruti semua yang
diinginkan vita, enatah kenapa mungkin karena aku terlalu sayang terhadap vita.
Setiap hari kita selalu7 berhubungan baik itu lewat SMS ataupun Telepon.
Suatu
ketika aku beserta keluarga memiliki inisiatif untuk melamar vita . mungkin
keluarga sudah merasa bahwa dia adalah seorang wanita yang baik untuk masa
depanku.
“nak,nanti jika
kamu sudah memiliki pekerjaan di tahun yang akan dating mama mau melamarkan
vita untukmu ya ?? kata mama dengan nada bahagia. “iya mama, insyaallah jika
kita memang di takdirkan bersama nggak bakal ada halangan ma J” jawabku.
Dengan pernyataan mama demikian
membuatku semakin ingin menjaga dan memperhatikan vita. Sampai-sampai aku tak
memperhatikan kebahagiaanku. Pada bulan suci (bulan Ramadhan) karena aku ingin
mendapatkan keridhaan dari Tuhanku dan di berikan jalan yang lurus olehnya aku
Mengajak Vita untuk sholat malam selama satu minggu. Karena menurut keyakinan
akan dimudahkan jalan oleh yang Maha Kuasa.
“tante rendy mau
ngajak vita shalat malam ya dirumah, tapi vita nggak nginep kok tante nanti
setelah selesai vita langsung rendy antar pulang tante ! tanyaku pada mama vita
. “ oh iya nak rendy, kalau tujuannya baik ya silahkan “. Jawab mama vita penuh
kepercayaan.
Saat ini umur hubunganku dengan vita
hampir satu tahun. Tapi meskipun begitu aku tak pernah bosan dengan dia,
meskipun setiap hari kerjaannya telepon dan SMS ya mungkin karena aku menganggap
bahwa memiliki kecocokan.
“vita jika tahun
depan aku sudah memiliki pekerjaan yang layak, aku ingin melamar kamu ya vita
?? “ celotehku. “iya ren, semoga cepat dapat pekerjaan ya ren J”.
Hari-hari ku lalui bersama dengan
vita, dan sungguh semua kehendak Tuhan tidak pernah bisa terduga dan di sangka.
Saudara dari vita memiliki inisiatif yang menurutku akan membawa dampak buruk
pada hubunganku dengannya. Yakni ysaudara vita mencoba menjodohkan vita dengan
seseorang yang memiliki pekerjaan yang yang jauh lebih mapan dariku.
“vita, om punya mau
ngenalin seseorang sama kamu, orang nya sudah mapan vit, kamu mau ya ?” Tanya
om vita “ enggak om, aku sudah punya pacar om” jawabnya “ tapi Cuma di coba
kenalan dulu aja vit, kalo nggak cocok ya nggak usah di lanjut “ kata om vita
dengan nada meyakinkan. Dengan rencana itu vita menceritakan kepadaku, dan vita
berbicara bahwa dia tidak menginginkan dengan perjodohan tersebut. Aku pun
percaya bahwa vita tak mungkin akan menghianati cinta kita yang telah terbina
dalam satu tahun ini.
Tapi
semua berbeda dengan apa yang aku pikirkan, suatu hari vita terlihat sangat
berbeda, ia tak pernah membalas sms bahkan mengangkat teleponku. Yang biasanya vita selalu bingung jika tak
berhubungan denganku tapi ini tidak. Dan dengan peristiwa ini membuat aku
curiga. Hal ini berlangsung beberapa hari, hingga dia menelepeonku “ rendy,
kapan kamu kerja? Masa kamu nggak bisa kerja yang lain ? “ Tanya vita serius. “
aku kan sudah bilang vita tahun 2013 aku pastiin untuk kerja ? kenapa kamu Tanya
kaya gitu vit? “ jawabku dengan perasaan bingung . “ nggak papa kok, yaudah aku
mau tidur “ jawabnya singkat.
Entah apa yang
sudah terjadi vita kini berubah tak seperti dulu lagi, hingga suatu saat aku
pulang dari kota orang menuju banana city. Ketika aku sampai di kotaku, aku
langsung menuju ke rumah vita.
“vit ada apa dengan
kamu? Nampaknya kamu telah berbeda tak seperti dulu lagi? Apakah aku mempunyai
salah sama kamu? Tanyaku memelas “ nggak
papa kok, aku Cuma pengen kita akhiri saja hubungan ini, sepertinya kita tak
memiliki kecocokan disini “ jawabnya dengan santai “ yasudah aku harus gimana
lagi, aku juga nggak bisa nahan-nahan kamu, aku tau mungkin kamu seperti ini
karena kamu sudah memiliki hati lain yang lebih dari aku segalanya L”. Aku pun langsung kembali ke kota
ketela.
Yaa
aku sadar mungkin vita memang bukan jodohku, dia lebih memilih pria lain yang
lebih dari aku. Tapi setelah itu aku seperti orang yang bodoh, seperti orang
yang sudah tak punya arah hidup, mungkin karena aku terlalu sayang kepadanya,
yang biasanya aku takpernah mengkonsumsi minuman keras, aku nekat meminumnya
hinggak mabuk. Tapi sungguh hal ini tidak dapat menyelesaikan massalahku, tidak
dapat menenangkan hatiku pula. Tiitt tiiit…
suara hapeku berbunyi ,tenyata pesan dari ayah “ nak , jangan lupa
shalat ya !“ seketika aku sadar, ya
Tuhan buat apa hamba seperti ini ? semua ini tak menyelesaikan masalahku, dan
akhirnya aku langsung mensucikan diri dan dlam keadaan mabuk aku melakukan
shalat, entah di terima apa tidak semuanya kehendak sang Pencipta. Dan ternyata mendekat kepada Tuhan lebih
tenang daripada mendekat kepada barang-barang haram.
Setelah
kejadian itu aku memutuskan untuk kuliah di kotaku sendiri saja, hingga suatu
saat ketika aku makan mama berkata kepadaku lagi “ rendy, nanti kalau sudah kerja mama bakalan ngelamar vita beneran
ya nak ? “ wajahn ya bahagia. Seaakan tak tega aku
mengucapkan keadaan yang sebenarnya
“
mama yang sabar ya,,, rendy sudah tidak bersama vita lagi ma, dia telah memilih
seseorang yang lebih baik dari rendy ma, tapi rendy sudah bisa menerima kok ma,
jika vita bahagia rendy juga ikut bahagia meski terkadang sakit J”. Aku sangat ibah meliha mama yang
meneteskan air mata karena aku. Tapi aku tetap berusaha jadi yang terbaik untuk
keluargaku.
Sejak itu aku mulai
menyadari bahwa semua keputusan Tuhan itu adil, jodoh, dan matiku semua telah
di rencanakan oleh Tuhan. Aku percaya bahwa di balik cobaan pasti ada kebahagiaan yang di rencanakan
oleh Tuhan. J
©Copy Rihgt
UMMI AHADDIAYAH 2012
Kamis, 29 November 2012
cerpen percintaan
PERTEMUAN SINGKAT
Oleh
: Ummi Ahaddiyah
Jam dinding itu mengingat kan ku pada Mas
Ega. Ketika itu aku dan dia bertemu di
gubuk tua. Entah ada angina pa yang membawaku berjalan kea rah sana. Kita
sama-sama kehujanan dari arah yang berlawanan dan bermaksud untuk melindungi
diri dari serangan hujan.
Awalnya kita berdiam diri masing-masing,
hingga kemudian mas Ega menghampiriku danb memberikan jaketnya untukku ,
karenawaktu itu aku hanya memakai kaos dan aku kedinginan . “ maaf nona, pakai
saja jaketku ini “.. kataya lembut
sambil menyodorkan jaket kepadaku. “ tidak mas terimakasih, lebih baik anda
saja yang pakai “ jawabku dengan ramah. Kemudian tanpa ada kata ia langsung
memakaikan jaketnya ke tubuhku. Sungguh baik laki-laki ini pikirku. “ Terimakasih mas “, kita masih tetap
terdiam, jujur saya tidak ada perasaan resah atau takut waktu itu, aku hanya
merasakan nyaman berada di dekat mas ega, aku sendiri atak mengerti mengapa
seperti ini , padahal aku dan dia baru saja bertemu dan tidak mengenal satu
sama lain. Dia adalah tipe laki-laki yang bijak dan sopan terhadap wanita. “
maaf, nama anda siapa ? “ Tanya mas ega terhadapku . “ panggil saja saya May
mas “ jawabku tersenyum .
ketika aku berusaha untuk memalingkan rasa grogi ku saat di dekat mas
Ega aku meliha-lihat kea rah dalam gubuk. Dan aku sangat terkejut, di sana
terdapat sebuah jam dinding tua yang di dalamnya terdapat foto tua pula. Yang
aku kagetkan bukan masalah jam dindingnya, tapi masalah orang yang ada di foto
itu, terang saja aku spontan langsung masuk dan melihat jam itu, kemudian di
susul oleh mas Ega, kita berdua sangat linglung dan terheran-heran. Mengapa
tidak karena dalam foto itu adalah foto
kita berdua, sedangkan aku sendiri tidak pernah ke tempat ini dan tidak pernah
berfoto dengan mas Ega. “ lo lo mas, ini kok ada foto kita ???? “ tanyaku heran
. “ aku juga nggak tau dik, padahal kita baru saja ketemu” jawabnya. “ mungkin
ini dulunya rumah sepasang suami istri yang wajahnya mirip kita mungkin mas”,
jawabku “mungkin “ jawabnya singkat.
Karena hujan telah reda dan waktu menunjukkan
jam 12 dini hari. Kami memutuskan pulang . “ Di kayo kita pulang sudah reda
hujannya, mau saku antar kah ? “ Tanya mas Ega . “ tidak perlu mas, penginapan
saya dekat dari sini kok, “ . kemudian
kita berpisah di sini. Aku terus terheran-heran dengan foto yang ada dalam jam
dinding bgubuk itu.
Keesokan
harinya aku memutuskan untuk pulang ke Jakarta, karena lusa aku sudah masuk
kembali kuliah. Sebelum aku kembali aku menyempatkan diri untuk
mampir dan melihat foto itu sekali lagi. Setibanya di sana aku heran “
loh ,,, mana foto yang kemarin ada
disini ?? , apa mungkin aku tadi malem Cuma salah lihat ya ?“. huh jadi takut,
langsung saja aku menancapkan gas mobil menuju Jakarta. Selama di perjalanan aku masih memikirkan apa
yang telah terjadi tadi malam. Apa kejadian tadi malam itu tidaknyata? Tapi
jaketnya mas Ega masih ku simpan dalam tas
ku. ya aku berfikir mungkin lain waktu aku bertemu dia aku akan
mengembalikan jaket itu kepada pemiliknya. Sungguh kejadian yang sangat singkat
dan mengesankan.
Setibanya
di jakarta aku langsung memarkir mobil di garasi. Dan di sambut dengan kecupan
kening oleh mama. “ mama, aku lelah sekaili ma” kataku sambil merengek. “ aduh
kasihan anak mama, ya sudah sayang mandi dulu, makan terus istirahat ya. “
jawab mama penuh kasih sayang.
Hari
itupun berlalu kini waktunya aku melakukan aktivitasku. Karena aku adalah
mahasiswa baru disini terang saja aku juga harus beradaptasi lagi di lingkungn
yang baru ini.
Saat
ini aku berada di fakultas Ekonomi di salah satu perguruan Ekonomi tertinggi di
jakarta. Pada awal masuk kelas aku langsung memperkenalkan diri, dan melihat kearah
kelas. Dan tak terasa menikmati jam kuliah, kini saat nya istirahat. Aku
langsung menuju ke canteen kampus. Aku meliha-lihat arah kantin ini dan duaaaarrrr…
!! jatungku serasa copot. “ Loh mas ega kok di sini ?? “ pikirku dalam hati. .
“ tapi masa sih mas Ega playboy?? Padahal kemarin kan dia kalem banget, baik
nggak kurang ajar kayak gitu ?? “ pikirku heran. Suatu saat aku sangat penasaran hingga
menanyakan sendiri pada dia “ maaf mas, nama kamu Ega ya ? “ Tanya ku
baik-baik. “ bukan “ jawabnya jutek. “ yang bener mas?? “ aku mencoba menegaskan.
“ kamu nggak denger apa gimana sih .. haah. AKU BUKAN EGA “ jawabnya membentak.
Aku langsung lari ke toilet dan menangis mengungkapkan isi hati yang sangat sakit
seperti tertusuk oleh pisau tajam. Aku langsung pulang dan mencari jaket yang
di berikan mas Ega kemarin. Tapi setelah aku cari-cari jaket itu tidak ada,
padahal kemarin waktu di puncak aku yakin sudah memasukkan jaket tersebut ke
dalam tas ku. Aku hanya berfikir, “ apakah yang terjadi kemarin hanyalah
mimpi?? Tapi jika mimpi mengeapa hal itu seperti nyata” aku bingung di buatnya.
Halah dari pada aku harus memikirkan hal ini lebih baik aku melupakannya saja,
mungkin ini hanya ilusi saja.
----------6 BULAN KEMUDIAN--------------
“ dik May, bagaimana kabarmu ? apakah
kamu baik-baik saja ?” Tanya mas ega . “ mas Ega, kemana saja kamu mas. Aku
sangat rindu kepada mu? Kenapa kamu meninggalkanku begitu saja waktu itu ?”
tanyaku . “ sudahlah yang penting kita sekarang bertemu, kamu jaga diri baik
baik ya. Jika ingin bertemu lagi, dik may langsung ke gubuk kemarin saja ya.
Ini aku punya gelang. Tolong dipakai kemanapun ya! J”.
Tapi tiba-tiba percakapan itu menghilang
karena Alarmku berbunyi. “ ya ampun ternyata hanya mimpi. ketika aku menengok
tanganku, aku terkejut. “ lohh ini gelang yang di dalam mimpiku tadi ?.
Huh apa maksud semua ini, aku harus
segerah menyelesaikannya. Tanpa Tanya lagi aku mencari laki-laaki sombong itu .
“ maaf, aku mohon sama kamu untuk kali ini saja. Ikut aku please aku mau nunjukin sesuatu.
Tanpa Tanya ia langsung mengikutiku, dan
aku langsung menuju ke gubuk yang kemarin aku singgah i. dan aku sangat
terheran dan ketakutan. Gubuk yang kemarin itu sebenarnya Kuburan. Aku semakin takut karena jam dinding
dan jaket mas Ega itu terdapat di antara kuburan tersebut. Lalu aku menunjukkan
foto itu kepada laki-laki itu . “ lihat….. ini yang membuat aku terobsesi sama kamu,
aku seperti ini bukan karena tidak ada alasan. Kemarin aku dan kamu melihat
foto ini ketika bertemu di gubuk. Dan ini tempatnya , terserah kamu mau percaya atau tidak, mau
berpikir bahwa aku tidak waras. Itu terserah kamu. “ jelasku panjang lebar. “ memang
benar aku Ega, tapi itu nama kecilku ,dan orang yang ada di dalam foto itu adalah mama
dan ayahku “ jawabnya sedih. Aku melongo, “ terus apa maksud semua ini, apa
hubungannya aku dengan keluargamu ?? “ tanyaku . “ aku dulu pernah di berikan
foto ini sebelum aku dikirim ke jakarta.” Ia menyodorka sebuah foto. “ lohh ini
kan fotoku bersama keluargaku, ada hubungan apa keluargamu dengan keluargaku??
, sebaiknya kita harus menanyakan semua ini ke mamaku “. Kita langsung menuju
ke rumahku dan menhampiri mama. “ mama,,
ini foto siapa ma? Apa hubungannya dengan keluarga kita ? “ tanyaku
tergesah-gesah dengan menyodorkan foto di jam dinding itu.
Mamaku
bercerita panjang lebar tentang hal itu, ternyata aku dengan mas Ega
sedah di jodohkan mulai dari kecil dahulu.
Ya amu gimana lagi ini adalah wasiat dari
keluarga mas ega dengan kelurgaku . apalagi yang masih ada saat ini hanyalah
mamaku.
“May maaf ya dulu aku sangat kasar
terhadapmu, aku aku seperti itu karena aku bingung. Bagaimana caranya
melaksanakan wasiat dari orang tuaku. Sehingga aku memutuskan untuk melupakan
masa hidupku dahulu. Dan mencoba membuka hidup baru. “ terangnya dengan lembut.
“ iya mas tidak apa-apa, aku bisa
mengerti kok” jawabku.
Tapi aku masih heran, siapa yang
menemuiku waktu itu padahal mas ega tidak pernah ke gubuk itu sama sekali. Tapi
ya sudahlah mungin hal itu di jadikan sebagai pentunjuk untuk semua ini. Hingga
saat ini aku menjalin hubungan dengan mas Ega. Mas Ega pun menjadi laki-laki
yang bijak, baik dan tidak mempermainkan hati wanita.
“ terima kasih ya may … “ J “ aku hanya membalasnya dengan senyuman.
Itu adalah terakhir kalinya aku bermimpi
bertemu laki-laki itu.
puisi semangat
SEBUAH ALASAN
By : Ummi Ahaddiyah
Seiring berputarnya waktu
Berbagai liku-liku menghadang di
depanku
Entah suara-seara yang mencekik
hatiku
Atau mungkin…
Semua lakuan anak manusia yang selalu
berjalan sumbang dalam desir darahku
Tapi aku tahu…..
Bahwa semua itu bukanlah alas an
Alasan yang dapat menghentikan
langkahku untuk terus maju
Jika dunia ini memiliki 99 cara untuk
menghancurkan mimpiku
Aku masih tetap tegar
Dan berusaha melangkah dengan indah
Karena di belakangku memiliki sebuah
alasan
Yang selalu membantuku dalam
menggapai asaku
Semangat dan doa ibukulah
Yang selalu menolongku
Ketika aku terjatuh dan tersipu
Hanya ibu….
Hanya semangat dan doa darinya
Yang dapat mengantarku
Kedepan pintu kebahagian hidupku
puisi
SETITIK KEAJAIBAN
By : Ummi Ahaddiyah
Aku selalu melangkah untuk pergi
Dengan diiringi angin sunyi
Entah kemana
Dan tak tau harus bagaimana
Hidupku bagai
terlunta-lunta
Bagai kain yang sudah
kusam
Hingga tak layak untuk di
pertontonkan
Aku disini hanya bersahabat dengan sepi
Hanya bersahabat dengan sunyi
aku seakan tak sanggup lagi untuk berdiri
aku tau bila aku tak
seperti dia
tak seperti mereka
dan tidak seperti lainnya
aku hanyalah sebuah sampah
yang menangis karena tak memiliki guna
yang hanya bisa membawa sengsara
dan hanya memiliki nestapa
Tuhan, berikan secuil
jalan untukku
Sebuah keajaiban darimu
Setidaknya Engkau memberi
seberkas cahaya untukku
Dan sedikit alunan music dari
surga untukku.
Langganan:
Postingan (Atom)






